SWRO: Bagaimana Model, Harga dan Desain Sea Water Reverse Osmosis?

SWRO Sea Water Reverse Osmosis

Mesin dan SWRO System merupakan unit pengolah air laut yang menggunakan sistem membrane membran.  Mapurna adalah salah satu perusahaan fabricator mesin SWRO di Indonesia yang berpengalaman dalam penyediaan dan pemasangan di Indonesia.

Pada halaman ini akan dijelaskan model mesin SWRO, harga, dan desain. Termasuk beberapa komponen di dalamnya, seperti high-pressure pump dan energy recovery device (ERD).

Mesin SWRO akan mengubah TDS air laut yang semula 10.000 – 36.000 ppm menjadi 250 – 500 ppm.  Mengingat standar air minum menurut SK Permenkes tahun 2023 adalah 300 ppm, sebaiknya menambahkan unit reverse osmosis komersial.

Apa itu SWRO dan Bagaimana Cara Kerja SWRO?

Apakah yang dimaksud SWRO?  Merupakan singkatan atau akronim dari Sea Water Reverse Osmosis.  Sistem ini adalah metode terbaik untuk pengolahan air laut yang nantinya akan menghasilkan air bersih atau air minum.

Sistem SWRO ini tidak saja untuk industri di sekitar pantai, tetapi juga bisa ditempatkan pada kapal laut dan offshore (lepas pantai).  Selain untuk mendapatkan air bersih, bisa juga untuk menempatkannya pada kapal laut.   Terkadang bisa juga digunakan pada kebutuhan pengolahan limbah air formasi pada pengolahan air mud.

Sistem sea water reverse osmosis ini mempunyai tiga komponen pokok, yaitu prefilter, pompa tekanan tinggi dan membran air laut.  Tentunya semua komponen utama ini harus tahan terhadap korosi.  Di samping komponen utama, komponen pendukung seperti skid frame juga harus terlindung dari potensi korosi.

Dalam sebuah water treatment plant, SWRO system mempunyai kelengkapan beberapa komponen lainnya, seperti: pompa intake, pompa umpan, pompa distribusi, pretreatment, filter mekanis screener, dan lainnya.

Bagaimana Cara Kerja SWRO?

Cara kerja SWRO mulai dari pompa RO tekanan tinggi yang memompa air laut ke dalam modul membran.  Pada proses ini akan dihasilkan air permeate dan air rejection.  Air permeate adalah air yang dimanfaatkan, sedangkan air rejection adalah air yang terbuang.

Besarnya tekanan pompa sea water reverse osmosis untuk mengolah air laut antara 600 – 1000 psi. Hal ini tergantung pada TDS air baku.  Semakin tinggi air baku, semakin tinggi tekanan yang dibutuhkan, dan power listrik juga bertambah.

Hasil dari cara kerja SWRO ini akan mengubah air laut yang semula memiliki TDS 20.000 – 40.000 ppm menjadi 300 – 600 ppm.  Apabila TDS hasil masih tinggi (lebih 500 ppm), maka bisa menambahkan sistem reverse osmosis filter.  Sehingga nantinya TDS lebih kecil dari 50 ppm.

Dalam pengolahan air laut, cara kerja SWRO sedikit berbeda, daripada pengolahan air payau.  Perbedaannya pada tekanannya, air laut sekitar 600 – 900 psi dan air payau 300 – 500 psi.

Mesin SWRO Membuat Pengolahan Air Laut Jadi Mudah

Mesin SWRO selain untuk kebutuhan penyediaan air bersih di darat (ON-Shore), juga paling ideal untuk di kapal laut dan platform Offshore.  Khusus untuk kapal laut yang harus berlayar beberapa hari, sea water RO akan memproduksi air bersih.  Sehingga  tidak membutuhkan storage air yang besar.

Saat ini banyak menemukan tempat – tempat indah di kepulauan dan pinggir pantai.  Dengan adanya mesin SWRO, maka kebutuhan air bersih dan air minum di pulau tersebut lebih terjamin.  Tidak perlu menunggu adanya sambungan PDAM untuk mendapatkan air bersih.

Pengolahan air laut dengan sea water RO, bisa juga menambahkan sistem lainnya seperti ultraviolet unit agar bisa langsung siap minum.  Namun terkadang hasil SWRO masih tinggi garamnya, untuk itu bisa menambahkan mesin BWRO agar kadar garamnya semakin rendah.

Teknologi Solar Cell, sangat memungkinkan menjadi pasokan listrik untuk SWRO water treatment.  Sehingga ketika kebutuhan sumber listrik terbatas, maka energi solar cell bisa menghidupkan unit sea water reverse osmosis.

Faktor Yang Mempengaruhi Sistem Sea Water Reverse Osmosis

Pengolahan air laut menjadi air tawar dengan sistem reverse osmosis harus memperhatikan banyak faktor.  Kekeliruan menyebabkan hal fatal pada sistem SWRO water treatment.

Faktor seperti desain tekanan harus benar-benar diperhitungkan secara akurat.  Karena apabila tekanan berlebihan akan menyebabkan biaya tinggi dan konsumsi power yang berlebihan.  Sedangkan jika tekanan kurang, maka sea water RO tidak berfungsi dengan baik.

Selain tekanan, juga ada faktor material dari komponen-komponen dalam mesin SWRO.  Faktor utama tentunya adalah tidak mengalami korosi; untuk itu, materialnya harus sesuai.

Perhitungan desain mesin seawater RO dari desain recovery juga menjadi pertimbangan khusus.  Jangan sampai recovery terlalu tinggi, yang menyebabkan membran SWRO cepat fouling (mampat).  Beberapa faktor yang harus mendapatkan perhatian pada sistem sebagai berikut:

1. Tekanan Operasional

Sistem SWRO membutuhkan tekanan kerja antara 750–1.000 psi.  Namun, sumber air baku yang memiliki nilai TDS lebih rendah membutuhkan tekanan hanya 600 – 700 psi.  Estimasi kebutuhan tekanan bisa dilakukan dengan menggunakan software.

Salt Rejection dari mesin SWRO pada umumnya 98 – 99 % dan tidak terus meningkat kalau tekanannya meningkat.  Dengan tekanan yang lebih tinggi, hasil akan semakin banyak.  Namun, air hasil (permeate) yang terlalu tinggi menyebabkan scaling lebih cepat.

Pada kapasitas yang lebih besar (lebih dari 5 m³/Jam), lebih menguntungkan untuk menambahkan sistem Energy Recovery Device (ERD).  Dengan sistem ini, tekanan tinggi dapat diperoleh dengan konsumsi daya yang lebih rendah. Sehingga menekan biaya opex konsumsi daya listrik.

Perhitungan kebutuhan tekanan pada seawater RO pada pompa yang menggunakan ERD atau tanpa ERD akan berbeda.  Pompa yang menggunakan ERD biasanya membutuhkan tekanan yang lebih rendah.

2. Persentase Recovery

Pengertian recovery sea water reverse osmosis adalah persentase jumlah air hasil (permeate) dibandingkan dengan kapasitas air bakunya.  Tingkat recovery pada mesin SWRO sekitar 25–35%.  Sebagai contoh, apabila air baku 10 m³/jam, maka hasilnya hanya 2,5 – 3,5 m³/jam.

Pada sistem SWRO untuk offshore, umumnya recovery lebih rendah daripada onshore.  Pada onshore (di pantai atau di darat) besarnya recovery berkisar 30-36%, sedangkan pada offshore sekitar 18-25%.  Faktor yang menyebabkan adalah sistemnya lebih minimalis karena ruangan sempit; ukuran pretreatment dan lainnya lebih kecil.

Mesin SWRO Untuk Membuat Air Tawar

Sea Water RO berfungsi untuk menyediakan air tawar, baik di onshore (daratan) maupun offshore (di tengah laut).  Beberapa kapal kargo, kapal riset, kapal ikan dan kapal lainnya juga menggunakan mesin ini untuk memproduksi air bersih selama pelayaran.

Pemasangan sea water reverse osmosis pada offshore memerlukan material khusus.  Hal ini mencegah korosi dari luar karena udara di laut lebih korosif daripada di daerah biasa.  Spesifikasi lainnya yang berbeda untuk offshore adalah desain recovery yang lebih rendah.

Penggunaan pipa bertekanan tinggi untuk mesin SWRO harus menggunakan material yang mampu menahan tekanan 1000 psi.  Sebaiknya menggunakan pipa Duplex SS 2205, SS 2207 serta ketebalan schedule 80.  Namun, mengingat pipa duplex lebih lama ketersediaannya, sebagai alternatif dapat digunakan pipa stainless SS-316L.

Model Mesin Sea Water RO

Jenis mesin SWRO dibagi menjadi 2 tipe, yaitu tipe komersial dan tipe industri.

Mesin SWRO Kapasitas Kecil

  • Capacity Range: 1.000 – 6.000 liter/hari
  • Membrane Diameter: 2.5″
  • Working Pressure: 700-800psi
  • Feed Water TDS: 15.000-40.000 ppm
SWRO 1500GPD

Mesin SWRO Kapasitas Komersial

  • Capacity Range: 11.000 – 22.000 liter/hari
  • Membran SWRO Diameter: 4″
  • Working Pressure: 700-1000psi
  • Feed Water TDS: 20000-40000ppm
SWRO-SKRO-SW-4500

Mesin SWRO Kapasitas Industri

  • Capacity Range: 25 – 500 M³/hari
  • Membran SWRO Diameter: 8″
  • Working Pressure: 700-1000psi
  • Feed Water TDS: 20000-40000ppm
SWRO-SKRO-SW-Industri

Spesifikasi Standard Mesin SWRO:

  • Skid Frame – SS304
  • Prefilter Cartridge 5 micron
  • Flow Meter, rotameter (permeate & concentrate)
  • Pompa Pressure Type Plunger.  Untuk kapasitas lebih dari 2 M3/Jam menggunakan Pompa Horizontal Multistage.
  • Vessel Membrane
  • Element Membran SWRO
  • Low-Pressure Switch
  • Pressure Gauge pada Pre & Post Filter, Pumpa Discharge, Concentrate.
  • Automatic Inlet Feed water valve
  • Electronic Panel Control
  • Automatic Permeate Flush, khusus untuk unit lebih 2M3/jam
  • TDS / Conductivity Meter
  • Sample Valve
  • Cleaning Port
  • Pipa Tekanan Tinggi : SS – 316L atau SS – 904L
  • Pipa Tekanan Rendah PVC Sch-80, Marvell

Model Mesin SWRO

MODEL KAPASITAS (M³/hari) POWER (kW) JUMLAH MEMBRANE
350SW 1,33 1,1 1 - 2540
600SW 2,2 1,1 2 - 2540
1000SW 4 1,5 3 - 2540
1500SW 5,5 2,2 4 - 2540
3000SW 11 4 3 - 440
4500SW 17 5,5 5 - 440
6000SW 22 7,5 7 - 440

Spesifikasi Tambahan Mesin SWRO:

  • pH Meter Digital
  • Cleaning In Place
  • Antiscalant Dosing
  • Chlorine dan Dechlorine Dosing System
  • Acid Dosing
  • Pompa umpan (feed pump)
  • PLC
  • HMI
  • dll sesuai kebutuhan

Berapa Estimasi biaya instalasi SWRO Untuk Skala Kecil di Indonesia?

Berapa estimasi biaya instalasi atau pemasangan SWRO? Pertanyaan tersebut sering dilontarkan oleh customer saat ingin membeli.  Pada kapasitas yang besar atau kapasitas investasi, pastinya dengan cermat menghitung nilai Capex dan Opex.  Mesin reverse osmosis jenis ini pastinya akan lebih tinggi biayanya daripada tipe biasa.

Harga yang lebih tinggi tentunya jika menggabungkan target=”_blank” rel=”noopener”>mesin RO jenis SWRO untuk memproduksi air murni.  Aplikasi ini biasanya digunakan untuk sistem air boiler pada PLTU.  Pada RO plant ini maka akan membutuhkan unit tambahan lain seperti mixed bed atau <a href=”https://mapurna.id/jual-elektrodeionisasi-300-liter-per-jam/”>elektrodeionisasi.

Harga Mesin SWRO UNIT

Pengertian mesin SWRO UNIT adalah hanya unit saja, tanpa komponen lainnya seperti pretreatment, tangki bahan baku, tangki produk, pompa air baku, dll.

Kami ingin mencoba memberikan contoh untuk unit kecil dan sedang.  Walaupun sesungguhnya sangat relatif terhadap biaya, karena beberapa opsi.

Kapasitas 5.000 – 6.000 liter per hari (24 jam) berkisar antara 130 – 150 jt.  Harga ini hanya untuk harga unit saja, sedangkan biaya penambahan lainnya sekitar 70 – 80 jt.  Sehingga sistem SWRO membutuhkan biaya 200 – 230 jt.

Harga Mesin SWRO SISTEM

Pengertian SWRO SISTEM adalah unit RO dengan tambahan beberapa komponen lainnya, seperti komponen pretreatment, tangki bahan baku, tangki produk, pompa air baku, dll.

Informasi perkiraan biaya yang lain adalah kapasitas 5 M³/Jam, pengadaan unit berikut pretreatment, pemipaan, panel induk, tangki produk, dan pemasangan tim teknik, perkiraan biaya 1.8 – 2.2 miliar.

Demikian contoh kecil tentang biaya mesin SWRO UNIT dan SYSTEM, hal lebih lanjut tentunya perlu perhitungan dan informasi lapangan dan sebaiknya kontak tim MAPURNA.

Berapa TDS Air Laut Untuk Air Baku Sea Water Reverse Osmosis dan Cara Memilih Sistem?

Kadar garam atau nilai TDS air laut untuk SWRO sangat bervariasi, umumnya berkisar antara 18.000 – 30.000 ppm.  Namun, klasifikasi nilai TDS air laut adalah 10.000 – 40.000 ppm.  Di Laut Mati di Mesir, mungkin yang paling tinggi di dunia, yaitu sekitar 45.000 ppm.

Pada saat membuat perencanaan sistem SWRO, penting untuk mengetahui TDS air baku sumbernya.  Nilai TDS akan memengaruhi desain perencanaan RO, khususnya pemilihan pompa.  Semakin tinggi TDS, akan semakin dibutuhkan pompa dengan tekanan lebih tinggi.

Di beberapa daerah di Bali, misalnya di pantai Bali Pecatu, Tim Mapurna per

nah mengukur nilai TDS air laut pada tahun 2008 sekitar 18.000 ppm.  Sedangkan di Ancol, dekat Marina, pada tahun 2016 sekitar 25.000 ppm.  Nilai TDS 18.000-25.000 ini cocok sekali untuk air baku <a href=”https://mapurna.id/reverse-osmosis-filter/reverse-osmosis-air-laut/”>reverse osmosis dari air laut.

Analisa Air Baku Dari Air Laut

No Jenis Pengujian Satuan Hasil
1 Bau - Berbau
2 TDS mg/l 36.000
3 Kekeruhan NTU 7,44
4 Warna Pt-Co 1,25
5 Rasa Asin
6 Suhu C 24,8

Bagaimana Memilih Sistem SWRO Yang Seuai Untuk Kebutuhan Industri Kecil?

Faktor yang pertama adalah besarnya kapasitas yang dibutuhkan, misalnya 5000 liter per hari.  Atau kapasitas lainnya yang lebih besar dari kapasitas tersebut.  Namun, kapasitas yang populer untuk industri kecil adalah 5000 dan 10000 liter per hari.  Karena pada kapasitas ini, masih memungkinkan untuk menggunakan power 220 volt.

Kedua adalah ketersediaan sumber daya listrik, mengingat pemasangan di daerah terpencil tidak memiliki jaringan listrik 3 fasa.

Hal lainnya adalah besarnya ruangan, mengingat di beberapa tempat terdapat sisa ruangan yang terbatas.  Untuk itu, terkadang harus membuat perakitan unit dengan desain khusus.

Apakah SWRO Menurunkan TDS Air?

Apakah SWRO akan menurunkan TDS? Jawabnya YA, karena 98 – 99% air laut yang bergaram akan masuk melalui membran semipermeabel.  Selanjutnya, membran akan memisahkan produk dan konsentrat.

Apakah masih tersisa garam? YA, seawater RO masih menyisakan garam, jumlahnya 1 – 2%. Air baku mengandung TDS 20.000 ppm, maka akan ada sisa garam 20.000 × 2% = 400 ppm.

Berapa persen menghasilkan air produk?</strong>  Pada proses sistem SWRO, air yang masuk untuk diolah menjadi air bersih, rata-rata hanya sejumlah 20 – 40%, artinya sisanya sebanyak 60 – 80% akan terbuang ke saluran terbuka.  Sebagai contoh, apabila air yang diolah 10 m³/Jam, maka akan dihasilkan air sejumlah 20 – 40 M³/Jam.

Pemasangan sea water reverse osmosis pada unit kecil mempunyai recovery yang kecil, sekitar 18 – 20%.  Bahkan, untuk fresh water maker recovery juga kecil sekitar 18 – 25%.

Kualitas Air Produk

Keberhasilan dari pemasangan SWRO System adalah memperoleh air yang tawar dan bisa dikonsumsi.  Syarat utama adalah harus memenuhi standar Permenkes Air Minum yang dikeluarkan oleh Lab Depkes atau Sucofindo.  Pada intinya, pengolahan air laut menjadi air tawar adalah penghilangan sebanyak mungkin kadar garam.

Pengujian cepat tes air produk mesin SWRO bisa menggunakan TDS meter.  Umumnya, kualitas air berkisar antara 200 – 500 ppm, sehingga sudah bisa dikategorikan sebagai standar air bersih.

Pengujian hasil produk sea water RO lainnya adalah berupa pengamatan secara visual. Umumnya, air produk yang baik

warnanya sudah sangat bening dan tidak buram (keruh).   Di bawah ini ditampilkan data referensi kualitas hasil air, merujuk pada hasil pemeriksaan Laboratorium DepKes.

Analisa Air Hasil SWRO

No Pengujian Satuan Hasil
1 Bau - Tidak Berbau
2 TDS mg/l 132
3 Kekeruhan NTU 0,25
4 Warna Pt-Co 0,8
5 Rasa Tidak Berasa
6 Suhu C 24,8

Bagaimana Desain Sea Water Reverse Osmosis dan Perawatannya

Unit sea water RO membutuhkan komponen penunjang lainnya agar berfungsi dengan baik dan tahan lama.  Dalam satu kesatuan water treatment plant, akan dibutuhkan komponen lainnya seperti tangki air baku, pompa filter, pretreatment filter, pompa dosing, panel kontrol dan lainnya.

Sistem =”https://mapurna.id/desalinasi-air-laut/”>desalinasi dengan SWRO system terdiri dari 3 kelompok komponen, yai

tu : a) Intake System, b) Pretreatment System, c) RO unit.  Beberapa instalasi mengabaikan intake system, mengingat sudah tersedia sumbernya.

Beberapa sistem di PLTU yang menggunakan air

laut, akan menambahkan sistem double pass RO, setelah pengolahan SWRO.  Tujuannya agar TDS output semakin rendah, agar masuk ke sistem mixed bed atau electro deionization, kualitasnya semakin baik.

Untuk intake system pada kapasitas kecil dan sedang, lebih baik menggunakan sumber air bor.  Mengerjakan bor di pantai lebih mudah, dari pada open surface.  Di bawah ini adalah gambar desain reverse osmosis plant dari beberapa kontraktor reverse osmosis Indonesia.

SWRO Plant Desain

Apa Saja Komponen pada SWRO Plant?

Sistem yang baik akan membutuhkan pretreatment dan komponen lainnya agar membran SWRO tahan lama.  Jenis pretreatment menggunakan beberapa variasi, tergantung pada kualitas air baku.  Kualitas air baku yang sangat kotor membutuhkan pretreatment yang lebih kompleks.

Kebutuhan SWRO pretreatment air laut yang kotor terkadang membutuhkan proses sedimentasi dengan clarifier.  Namun, untuk kapasitas kecil, terkadang hanya dibutuhkan 1 buah filter multimedia saja.

Pada umumnya terdapat 6 step pada SWRO pretreatment, namun sangat bervariasi tergantung kondisi juga budget cost.  Beberapa supplier reverse osmosis Indonesia menggunakan sistem di bawah ini.

  1. pH Acid Dosing System
  2. Chlorine Dosing System
  3. Dechlorine Dosing System
  4. Antiscalant Dosing System
  5. Multimedia Filter
  6. SWRO Cartridge Filter

Pemasangan pretreatment mesin SWRO menjadi keharusan, apabila kualitasnya fluktuasi.  Pretreatment konvensional yang biasanya digunakan untuk water reverse osmosis adalah multimedia filter (MMF).  Ilustrasi pemasangan MMF secara paralel seperti pada gambar di bawah ini.

Multimedia Filter - Desain Paralel Kapasitas 100 M3/Jam

Bagaimana Proses Perawatan Rutin Sistem SWRO Agar Tahan Lama?

Perawatan yang paling rutin dan utama adalah pergantian cartridge prefilter.  Sebagian besar sistem SWRO menggunakan prefilter cartridge 10 dan 5 mikron.  Jenis materialnya adalah wound polypropylene atau polyester.  Rata-rata interval penggantian sekitar 2 minggu hingga 4 minggu, atau menggunakan indikator perbedaan tekanan pressure gauge.

Komponen kedua untuk perawatan yang rutin adalah penambahan material kimia antiscalant, khusus untuk sistem yang dilengkapi.  Rata-rata pengisian sekitar 30-60 hari, namun tentu tergantung dosisnya.

Jenis perawatan yang paling penting adalah pergantian oli untuk unit SWRO yang menggunakan pompa plunger.  Pada awal pemasangan, sebaiknya mengganti oli maksimal 50 jam dan selanjutnya setiap 500 jam.

Perawatan lainnya melakukan backwash pada pretreatment jika sistem dilengkapi dengan pretreatment multimedia.  Namun, jika sistem multimedia adalah automatic maka bisa diabaikan backwash manual.

Dan perawatan yang paling tinggi biayanya adalah melakukan cleaning membran atau pergantian membran RO.

Pemasangan SWRO di Kapal Kayu

Dimana Saya Bisa Membeli Produk SWRO Terpercaya Di Indonesia?

Dari uraian di atas sudah jelas bahwa MAPURNA adalah salah satu brand terpercaya untuk pengadaan SWRO.  Percayalah pada tim kami yang sudah berpengalaman dalam instalasi di platform offshore, kapal laut, pantai, dan juga kebutuhan aplikasi lainnya seperti pengolahan TDS tinggi pada limbah formasi.

Perusahaan mana yang menyediakan layanan SWRO di Indonesia? Salah satu perusahaan yang bisa direkomendasikan adalah PT. MAPURNA UTAMA.  Dengan merek produk SKRIN, hasil pabrikasi dan instalasi lebih terjamin dari sisi kualitas, waktu pengadaan dan instalasi di site.

Apakah ada penyedia SWRO yang menawarkan instalasi dan pelatihan di Indonesia?  MAPURNA adalah penyedia yang sekaligus menawarkan jasa instalasi dan pelatihan di Indonesia.  Kami memiliki tim yang sanggup untuk pemasangan di seluruh Indonesia, setelah pemasangan, sekaligus memberikan training atau pelatihan.